Showing posts with label harian. Show all posts
Showing posts with label harian. Show all posts

Thursday, June 18, 2020

Tetap Waras Ketika Pandemi

Ijen, 2018

Pemerintah telah mengumumkan akan menerapkan konsep new normal untuk segala aktivitas dimasa mendatang. Seperti kita tahu, kurva covid 19 belum melandai dan sudah menyentuh angka 40 ribuan sekarang. Wajar jika sebagian orang masih insecure untuk keluar rumah karena bayang-bayang covid 19 namun di sisi lain Pemerintah tidak memiliki cara lain selain menerapkan new normal karena ekonomi semakin sulit pada bulan keempat penerapan karantina. Saat ini kita tidak perlu membahas bagus atau tidak ketetapan yang dikeluarkan Pemerintah namun kita mencari solusi apa saja hal yang bisa kita lakukan untuk tetap waras dalam kondisi saat ini.

Saturday, February 23, 2019

Kehidupan Pasca Resign

www.hanidha.com

Halo 2019,

Tidak terasa sudah setahun tidak menulis (drama kali ceu). Bagaimana resolusi 2018? Sudahkah terpenuhi segala ekspektasinya? Atau malah melebihi ekspektasi yang seharusnya? Semoga kabar baik ada di 2019 ya...

Buat aku sendiri, 2019 merupakan tahun yang harus ku awali dengan sebuah keputusan besar, resign. Keputusan yang sudah kupikirkan dengan matang dari akhir tahun lalu dengan segala pertimbangan. Aku ingin fokus pada tugas akhir dan publikasiku sehingga nantinya keinginanku untuk lulus tepat waktu dan bebas bayar SPP satu semester tercapai. Mohon doanya yaa netijen yang aku banggakan.

Friday, March 3, 2017

5 Cara Berhemat ala Anak Kos

Source:google.com
Menjadi siswa atau mahasiswa dan memutuskan untuk tinggal terpisah dari orang tua atau merantau memang akan membuatmu kita berpikiran bahwa kita menjadi bebas. Asik memang tetapi tunggu dulu, hidup merantau tidak sesimple membuat hidup menjadi bebas kemudian jangan sampai karena bebas lantas lupa untuk mengontrol diri, apalagi dalam urusan pengeluaran. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghemat pengeluaranmu lho, Apa saja itu?

1.    Catatlah!
Setelah orang tua mengirimkan uangnya, luangkan waktu untuk mencatat apa saja pengeluaran yang harus kamu lakukan. Uang untuk membayar kos, alokasi untuk uang makan, transportasi, pulsa, wifi serta printilan lain yang harus kamu keluarkan. Alokasikan besaran dana untuk masing-masing pos (anak akuntansi banget deh), sebisa mungkin kebutuhan tersebut segera kamu penuhi selama masih ada banyak saldo di rekeningmu. Hal-hal lain yang sifatnya keinginan bisa menggunakan uang sisanya.

2.    Room mate?
Tak bisa disangkal, kebutuhan untuk tempat tinggal sering kali mengambil porsi terbesar dari pengeluaran bulanan anak kos. terkadang sempat berpikir lebih baik uang kos digunakan untuk jajan daripada bayar kos kenapa karena mengeluarkan uang dengan jumlah besar akan sangat terasa sekali tetapi bentuknya yaitu melalui kenikmatan dalam menikmati fasilitas kos rasanya tidak sepenuhnya kita rasakan jadi terkesan hal tersebut snagat menguras kantong. Supaya bisa menghemat, kamu harus cermat memilih tempat kos. Jika kamu menggunakan jasa untuk mencari tempat kos, pastikan sudah membandingkan di beberapa agen dan memillih yang memiliki harga paling terjangkau. Travelio bisa menjadi pilihan yang tepat karena menyediakan apartemen dengan harga yang terjangkau. Namun jika setelah dipilih, tempat kos yang kamu inginkan masih terasa mahal, coba saja berbagi dengan teman. Namun supaya nyaman, pastikan kamu dan temanmu bisa saling memahami kebiasaan masing-masing. Pilih teman sekamar yang nyaman bagimu.

Wednesday, December 21, 2016

Pulang Kampung Memang Menyenangkan, Tapi...


Halo haloo!
Apa kabar guys? Pengen banget sering-sering update blog ini, tapi sering cita-cita seperti ini kalah berat jauh sama rasa malas #eaaa. Hehe sebenarnya saya udah berusaha banget kok, banyak draft yang saya rencanakan jadi emmm belum beneran ketulis sih draftnya kan masih ada dipikiran juga hehehe. Tapi bener lho foto-foto yang saya siapkan udah lengkap untuk ditulis jadi postingan tapi yaaa ituuu... butuh asupan tekad yang lebih besar deh kayaknya. 

Saat ini saya sedang menyiapkan diri untuk tes kerja lagi ke beberapa perusahaan. Wish me luck ya guys!

Kali ini cerita soal apa ya...? Let me think.
Apa arti pulang kampung untuk kamu?

Pulang ke kampung halaman memang selalu menyenangkan. Iya sih kampung halaman saya di Tuban yang sering diledekin udik oleh beberapa teman di perantauan gara-gara nggak ada satupun mall yang berdiri disana apalagi bioskop, nggak ada sama sekali tapi tetep aja menyenangkan kok. 

Makin banyaknya tempat wisata baru which currently reveal it's beauty bikin saya penasaran dan pengin mampir terus masakan-masakan khas maupun bukan khas Tuban tapi di racik ala Tuban banget itu nggak ada yang bisa nandingin di lidah saya sih. Kare rajungan homemade yang sering dimasakin tante saya setiap saya pulang, lodeh ikan pari, asem-asem daging yang enak seger pergi beli penyet belut dan nasi jagung, bakwan jagung pedas... mikirinnya aja bikin saya ngiler. 

Monday, December 19, 2016

Biar Jelek yang Penting Asli

Judul posting ini mungkin memang agak ehemmm kekinian gitu ya, berhubung kemaren ini banyak seleb sosial media yang bahas-bahas quote biar jelek yang penting cumbungh. Tapi percayalah postingan ini nggak ada hubungannya dengan itu kok hehehe.

"Barangmu kok bagus-bagus sih? Brandnya keren lho!" gitu komentar beberapa teman saya kalau saya lagi pakai sesuatu padahal saya beli dengan harga yang sangat murah ketika sedang diskon besar-besaran. Saya mengerti bahwa barang dengan merk yang well known biasanya memiliki daya tahan yang lebih lama dan awet ketimbang yang tidak. Itu sih alasannya mengapa saya memiliki beberapa brand-brand ternama favorit untuk dipakai.

Tapi ya namanya juga anak kos yang masih kuliah dengan uang bulanan pas-pasan, nggak gampang lah belanja sana sini tanpa mikir salah-salah bisa nggak makan, cuy!

Sejak beberapa tahun terakhir juga saya udah komitmen bahwa nggak akan pakai barang kw selucu apapun modelnya, jadi nggak apalah unbranded atau brand nggak dikenal yang penting asli aja.

Di Malang terus terang cukup susah untuk mendapatkan barang-barang brand terkenal dengan harga murah sesuai kantong mahasiswa perantauan kayak saya. Karena itu saya lebih sering saving dan nyatetin wishlist kalau pengin dan butuh apa aja yang nggak urgent seperti pakaian, tas dan sepatu.

Jaman si kakak masih tinggal di Jakarta, senengnya kalau pas liburan panjang terus tinggal di Jakarta bertepatan sama banyak event diskon besar nah itu saya seneng banget. Biasanya sih deket-deket sama akhir tahun, kalau diskon lebaran sih nggak mungkin saya bisa ke Jakarta karena si kakak juga pasti pulang kampung lah.

Diskonnya gede-gedean untuk banyak brand terkenal yang belinya kudu ikutan heboh karena sebelah-sebelah kita juga biasanya sama-sama wanita kalap yang sedang berburu diskon. Rasanya rela banget keliling mall dari satu counter ke counter lain untuk beli barang-barang lucu berdiskon besar. Pernah dapat barang lucu dari Mango juga dengan harga yang murce layaknya belanja di department store nggak jauh dari kosan, puas banget saya berhasil bawa pulang belanjaan lucu nan affordable itu. Yah meskipun beberapa bulan saving dijebol dalam satu kali pergi ke Jakarta sih nggak apa-apalah, habis itu puasa dan saving lagi LOL.

Sejak setahun lalu karena si kakak udah nggak tinggal lagi di Jakarta sementara banyak brand-brand favorit saya di Jakarta yang belum ada cabangnya di Surabaya saya jadi bingung pengin belanja kemana. Nggak pengin belanja yang asal gitu, ya dapet apa yang dibutuhin sih tapi hasilnya nggak puas karena bukan barang yang bener-bener mantep dihati dan dipengenin.

Sampai kemudian saya ngelihat iklan mapemall.com di salah satu media sosial yang saya gunakan. Lho kok lucu ada sale pouch-pouch Cath Kidston yang identik dengan motifnya yang lucu dan bunga-bunga motif shabby chic. Nggak cuma Cath Kidston aja yang diskon ada New Look juga yang merupakan salah satu brand favorit saya hehehe.



Tertarik lihat lebih lanjut, yaudah saya klik aja mapemall.com terus seneng banget dong saya habis kepoin dan lihat-lihat isi situs itu ternyata isinya barang-barang branded yang harganya kebanyakan lebih murah dari counternya, didiskon gitu. Meskipun banyak diskon kita juga nggak perlu ragu loh cuy belanja disini karena bisa dijamin asli, no abal-abal dan no kw lah pokoknya. Lebih seneng lagi karena disini saya bisa window shopping beberapa brand favorit saya. Seneng banget lah nemuin mapemall ini, apalagi ketemu Cath Kidston yang udah sejak lama jadi wishlist saya huehehe. Bisa nih diliat-liatin dulu sambil saving.

Sunday, December 18, 2016

Pentingnya Kasur Cadangan Bagi Anak Kos


Sebagai mahasiswa perantauan, saya tinggal di kos-kosan yang nggak jauh dari kampus. Jaraknya so so sih, nggak jauh tapi nggak deket banget juga. Beda sama kakak saya dulu yang jarak kos sama kampusnya cuma tinggal jalan kaki bentar udah nyampek aja.

Kos-an saya di dalam kompleks tempat tinggal gitu, sekitaran kos kebanyakan tempat tinggal aja, beda lah sama kebanyakan tipe kos-kosan dekat kampus yang meskipun jadi pemukiman penduduk juga tapi banyak banget yang dipake sebagai lahan usaha. Banyak juga rumah biasa yang bagian depannya dijadiin tempat usaha seperti misalnya warung makan atau stand snack dan minuman ringan. Ada juga sih yang jualan kebutuhan sehari-hari anak kos mulai dari sabun, handuk, sapu, magicom, seprei, baju tidur sampai bantal selimut berbagai jenis dan merk. Harga bantal selimut dan aneka kebutuhan yang dijual di kompleks deket kampus memang beragam range harganya, ada yang murah banget, murah aja sampek lumayan mahal. Sayang sih pilihannya nggak banyak, nggak ada yang unik-unik lucu kayak yang saya pengin. Lho ini mau beli karena fungsinya apa karena lucu eaa?

Jadi alasan milih kos-an ini apa? Ya karena relatif murah dan lokasinya juga relatif aman, kemana-mana aksesnya gampang juga.

Jadi saya kos disini nempatin satu kamar sendiri tapi kamar di kosan saya ini kebanyakan per kamarnya memiliki dua tempat tidur gitu jadi dalam satu kamar bisa ditempati dua orang. Ada sih teman kos yang cuma sendirian di kamarnya terus mengubah template itu jadi hanya satu tempat tidur doang biar lapang katanya, tapi kalau saya sih enggak. Alasan mengapa saya nggak rubah kamar saya biar jadi satu kasur doang soalnya untuk antisipasi kalau ada keluarga atau temen nginep, sayanya nggak usah ribet berhubung kasur di kamar saya ukurannya juga single.

Pengalaman dulu waktu nginep di kos kakak di Surabaya sih dia jadi harus beli kasur tambahan biar saya bisa nginep karena nggak muat tidur bareng dengan kasur bawaan kos ukuran single kayak gitu. 
Ya daripada daripada kudu beli kasur cadangan, demi siapapun tamu yang nginep di kamar saya mending dibiarin aja tempat tidur satunya itu buat naruh boneka-boneka saya yang jumlahnya makin banyak tiap tahun karena kado dari teman-teman itu. Tentu saya juga tetep secara rutin mengganti seprei dan sarung bantalnya, sama kayak kasur yang saya tempati kok. Nggak serta merta karena saya nggak pakai kasur itu terus dibiarin doang nggak kerawat.

Cuma masalahnya bantal bawaan si kasur itu udah tepos banget dan selimut saya cuma sebiji buat saya pakai sendiri, jadi suka kasihan kalau ada yang nginep dan kurang nyaman karena bantalnya tipis terus pas Malang lagi dingin dianya juga kudu kedinginan. Mau sharing selimut yang cuma selembar juga nggak bisa karena jarak antar tempat tidur tuh satu meja rias sendiri. Makanya saya lagi lihat-lihat harga bantal selimut yang dijual MatahariMall nih, jadi nanti kalau ada uang lebih bisa langsung beli bantal selimut yang sesuai anggaran hehehe.

Si kakak bulan lalu pas nginep juga udah ngomel gara-garanya dia kedinginan sementara saya nggak punya selimut yang proper untuk menahan Malang saat sedang dingin terus ujan pula. Udah gitu lehernya juga jadi pegel karena bantalnya udah bentuk gajebo nan tepos. Saya sih maunya beli balmut aja biar praktis tapi kan saya lagi butuh dua-duanya ya, ya butuh bantal ya butuh selimutnya. Sementara balmut meskipun dua fungsi tapi kalau lagi dipake cuma bisa dimanfaatkan salah satu fungsinya aja, lagian saya naksir banget bantal kucing unyu 3D di MatahariMall ini. Kiyut!


Nungguin diskon akhir tahun dulu kayaknya sambil bookmark si kucing, hahaha.

Friday, December 9, 2016

Laptop dan Software yang Bermasalah



Pernah mengalami kejadian tiba-tiba salah satu program di laptop crash karena adanya produk diluar lisensi?

Saya yakin hampir semua orang atau yang awam terhadap hal tersebut pasti pernah mengalami. Beberapa tahun yang lalu saya membeli laptop baru karena laptop saya yang terpaksa dipakai kakak dan saya memakai laptop butut kakak. Sebagai mahasiswa rantau saat itu saya bingung harus membeli laptop dimana sedangkan laptop kakak sudah tidak bisa membantu saya banyak. Pada saat itu saya harus menunggu paket motor datang untuk survei harga laptop di seluruh pertokoan belum saya masih awam kota Malang atau kalau ngerepotin orang lain juga masih ada rasa tidak enak karena belum terlalu dekat. Lah terus dulu biasa beli laptop dimana? Kenapa tidak beli ditempat yang sama? Jadi dulu ketika akan membeli perangkat keras yang membantu adalah kakak sepupu saya yang kebetulan kenal vendor-vendor penyedia perangkat tersebut sehingga harga yang didapat jauh lebih murah tetapi karena kakak sepupu tidak sekota dengan tempat saya kuliah dan kebutuhan akan laptop sesegera mungkin yaaa sudah saya terpaksa harus mandiri dalam memutuskan laptop mana yang akan saya beli hingga akhirnya saya memutuskan membeli laptop di Toko X karena popularitas toko tersebut.

Beberapa waktu setelah saya membeli laptop, kakak main ke kost saya ketika ada libur panjang. Lelah dengan keramaian ibukota menjadi jawaban kenapa kakak memilih untuk liburan di kota ini sekaligus mengunjungi saya. Saat awal perkualiahan dikamar belum ada TV jadi hiburan satu-satunya hanya laptop jadi kakak saya ya memanfaatkan laptop saya. Berhubung laptop saya ini baru dan berbeda pengoperasiannya, kakak saya sempat bingung terus asal pencet gitu terus waktu saya buka laptop kaget tiba-tiba file saya hilang semua. Panik? Tentu.

Panik takut terjadi hal yang tidak inginkan saya mengunjungi salah satu servis laptop terdekat karena saat itu belum tahu service centernya. Laptop saya diinstall ulang dan kejadian aneh dimulai saat itu jadi program yang diinstall merupakan program yang tidak teregistrasi yang membuat saya susah dalam mengoperasikan laptop saya. Celakanya lagi perusahaan laptop saya ini sudah tidak memproduksi laptop lagi dan lebih memfokuskan pada produksi handphone sedangkan laptop saya tidak dibekali slot dvd jadi tidak ada cd drive sehingga sangat menyulitkan saya dalam mengoperasikan program laptop. Tapi beberapa waktu lalu teman saya cerita kalau dia baru saja memanfaatkan fitur baru dari Tokopedia yaitu software dimana dia membeli software dengan registrasi jelas dari vendor yang ada tinggal searching butuh program apa. Pun Tokopedia juga memiliki akses untuk mencari laptop maupun aksesoris laptop dengan vendor-vendor yang dapat dicek langsung kinerjanya sehingga memudahkan konsumen dalam bertransaksi terlebih untuk saya yang bingung harus membeli laptop dimana.

Thursday, October 6, 2016

Update!


Kembali ke blog ini setelah bertahun-tahun berlalu.
Terakhir kemari, aku masih lulusan SMA yang bingung dengan tempat kuliah dan masa depan.
Sekarang? Sama sih haha.
Aku masih tidak tahu apa yang menantiku di depan. Yang beda adalah statusku, bukan lagi anak SMA tapi sarjana. Nggak terasa aku mengabaikan blog ini selama bertahun-tahun.

Terlalu banyak peristiwa yang belum kuceritakan disini, terlalu banyak hingga butuh waktu lama untuk mengingat-ingat. Sebenarnya selama ini aku lebih sering menulis di www.pandoraboks.com ketimbang di blog pribadi ini karena alasan yang belum bisa kujelaskan.

Dear blog,
Aku masuk jurusan akuntasi, fakultas ekonomi di sebuah universitas di Malang. Aku sudah lulus, alhamdulillah dengan predikat yang bagus dan saat ini memasuki dunia pencarian kerja.

Sudah sekian bulan aku memasuki dunia baru sebagai pencari kerja dan selama itu pula lebih banyak pahitnya ketimbang senangnya hahaha. Ya namanya juga masih berusaha. Wish me luck ya!

Dengan alamat baru blog ini, semoga saja aku bisa lebih sering banyak cerita disini sebagai dokumentasi pribadi.


with love,
Hanidha

Thursday, January 26, 2012

Allah Tahu Apa Yang Aku Mau...

seperti hari-hari sebelumnya aku mengahabiskan hariku dengan soal-soal dan angka-angka yang seakan berusaha menikam aku dengan geramnya[imajinasiku]. Di tingkat terakhir belajarku dalam tingkatan SMA ini aku semakin bingung menentukan tujuan kedepan.Antara ingin dan takut mengecewakan semua hal itu berkecamuk menjadi satu seperti gunung berapi yang siap meletus kapan saja.

Dari www.snmptn.ac.id aku ketahui bahwa kuota sekolah yang terakreditasi A adalah 50% siswa berprestasi dengan nilai konstan. Walaupun agak sedikit ‘dongkol’ karena simbol ‘kelas RSBI+’ku tidak berpengaruh.Jadi ‘ngiri’ sama anak kelas regular yang notabene nilai mereka lebih unggul karena gurunya pun murah nilai. Tapi Alhamdulillah aku masih bisa bernafas lega karena aku berada diperingkat 74 tapi karena kabar kemarin malam ini kelas aksel yang semula 100% jadi gabung satu angkatan. Firasat jelek mundurnya peringkatku pun menjadi nightmare sepanjang malamku[lebai].

Harus yakin kalau Allah pasti punya jalan yang terbaik untukku kalaupun bukan dengan jalan ini pasti ada jalan lain. Bismillah…

tes ngeblog dari akun kakak. Biar dijagain, jadi sewaktu-waktu aku lupa password kayak blogku yang sebelumnya tetep ada dokumentasi.