
Tuesday, July 30, 2019
Saturday, July 27, 2019
Friday, July 26, 2019
Insto Dry Eyes, Say Bye Mata Lelah karena Thesis!
Apa kabar blog ku penuh debu?
Rasanya lama sekali dari kali terakhir kali posting ehe. Enam bulan kebelakang
banyak sekali hal yang kulewatkan dan kuabaikan karena ter-distraksi thesis. Drama Korea yang entah aku pun lupa kapan terakhir kali aku update dan beberapa
aplikasi nonton berbayar yang kuabaikan padahal sayang banget kan yaa...
Dalam 1x24 jam kegiatanku selalu
berada didepan laptop. Jam 08.00 sudah standby di Accounting Researh Center
(ARC) untuk mengerjakan thesis. Aku berada di kampus bisa sampai jam 20.30 atau
saat Accounting Research Center (ARC) tutup. Hampir lebih dari 12 jam berada
didepan laptop sering banget merasa mata terasa lelah. Banyak sekali keluhan
yang dirasakan teman-temanku juga seperti mata kering, mata sepet, mata pegel,
mata perih yang disebabkan mata lelah karena aktivitas keseharian kita.
Aku yakin kalian akan menganggap gejala-gejala tersebut merupakan gejala yang wajar karena lebih dari 12 jam berada didepan komputer. Apalagi dulu sewaktu aku masih bekerja dari pagi sampai sore ngelihatin monitor komputer belum kalau ada suatu tugas berat dari atasan. Mata dan otak auto fokus ke layar monitor seharian dan dilanjutkan mata fokus ke text book maupun artikel berpuluh halaman sampai beratus halaman yang perlu dianalisa.
Pulang dari kampus harus ngerjain tugas dan begitu terus sehari-hari. Capeknya double jackpot lah karena mata dan otak butuh fokus yang bersamaan. Aktivitas-aktivitas tersebut merupakan penyebab mata kering. Dulu yang aku lakukan cuman sebatas tarik nafas dan bicara pada diri sendiri dan Tuhan “Ya Allah aku capek sekali, aku sudah berusaha semampuku. Aku ngantuk, mataku lelah dan ingin tidur. Tolong permudahkan yaa hariku besok”. Kalau boleh bilang nih hal tersebut merupakan mantra yang ampuh untuk lancarnya hari-hariku.
Aku yakin kalian akan menganggap gejala-gejala tersebut merupakan gejala yang wajar karena lebih dari 12 jam berada didepan komputer. Apalagi dulu sewaktu aku masih bekerja dari pagi sampai sore ngelihatin monitor komputer belum kalau ada suatu tugas berat dari atasan. Mata dan otak auto fokus ke layar monitor seharian dan dilanjutkan mata fokus ke text book maupun artikel berpuluh halaman sampai beratus halaman yang perlu dianalisa.
Pulang dari kampus harus ngerjain tugas dan begitu terus sehari-hari. Capeknya double jackpot lah karena mata dan otak butuh fokus yang bersamaan. Aktivitas-aktivitas tersebut merupakan penyebab mata kering. Dulu yang aku lakukan cuman sebatas tarik nafas dan bicara pada diri sendiri dan Tuhan “Ya Allah aku capek sekali, aku sudah berusaha semampuku. Aku ngantuk, mataku lelah dan ingin tidur. Tolong permudahkan yaa hariku besok”. Kalau boleh bilang nih hal tersebut merupakan mantra yang ampuh untuk lancarnya hari-hariku.
Namun berbeda dengan sekarang,
aku mulai teredukasi bahwa obatnya mata lelah itu bukan hanya tidur. Yap mata
juga butuh perawatan dong. Jangan hanya kulit dan wajah yang pakai skin care
rutin sampai nyamuk terhempas kalau lewat. Mata perlu dirawat agar tetap sehat dan
bebas dari kekeringan. Tekstur tanah aja bisa retak kala musim kering melanda. Apalagi
mata yang kita gunakan terus selama beraktivitas terkecuali tidur kan. Oh iya
selain aktivitas yang langsung menggunakan mata sebagai objek, pengaruh
lingkungan juga mempengaruhi terjadinya mata kering, seperti ruangan ber-AC
atau debu di jalan raya.
Aku bisa mengucapkan bye bye mata
kering karena aku menemukan formula yang baik untuk mata lelahku. Aku memakai
barang ajaib yang mengandung zat aktif Hidroxyprophylmethyl selulose dan
Benzalkonium Chloride. Zat aktif tersebut dapat digunakan untuk mengatasi
gejala kekeringan pada mata dengan memberikan efek pelumas seperti air mata. Memakai
barang ajaib tersebut dapat membuat mataku bebas mata kering dan tetap on dalam
melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan fungsi mata. Aku selalu membawanya
didalam tasku kemanapun aku pergi. Pasti mulai penasaran kan apa sih barang
ajaib yang aku maksudkan. Si kecil cabe rawit yang membawa dampak sangat
signifikan pada kesehatan mataku. Barang ajaib tersebut adalah Instro Dry Eyes.
Hah? Insto Dry Eyes apaan tuh?
Hah? Insto Dry Eyes apaan tuh?
Oke baik aku jelasin sedikit yaa.
Insto Dry Eyes merupakan produk dari Insto
yang digunakan untuk memberikan efek pelumas pada mata yang berfungsi seperti
air mata. Buat mahasiswa yang dompetnya mau awal bulan atau akhir bulan tetep sama kaya aku kalian tidak usah khawatir masalah harga dari Insto Dry Eyes ini karena harganya cuman seharga seporsi lalapan ayam. Dengan harga seporsi lalapan ayam kamu bisa say bye sama ata lelah, mata pegal, dan mata sepet trus jadi kinclong deh. Eits jangan
sampai karena mata keringmu kamu ga sengaja kedip-kedip eh ternyata ada cowok
ganteng yang lewat. Bukannya disapa malah bikin ilfil, mau kaya gitu?
Friday, June 28, 2019
Sebelum Terlambat, Yuk Deteksi Dini Kanker Serviks!

Setiap hari, 20 dari 40 wanita Indonesia dengan kanker serviks meninggal dunia. Angka ini menjadikan kanker serviks sebagai pembunuh nomor satu wanita Indonesia. Oleh karena itu, deteksi dini kanker serviks sangat penting dilakukan.
Thursday, June 27, 2019
Wednesday, June 5, 2019
Long Distance Relationship aka LDR
| www.hanidha.com |
LDR yang merupakan singkatan Long
Distance Relationship tapi sering disebut Long Distance Rela-diduain-sip.
Pernah mengalami atau sedang dan akan mengalami?
Oke baik seorang teman pernah
cerita ke aku kalau dia merasa insecure untuk melakukan hubungan jarak jauh. Alasannya
cukup simple dia merasa seperti ngga punya pasangan padahal punya. Yaa make
sense sih karena namanya aja hubungan jarak jauh dimana komunikasinya hanya
sebatas video call, telepon dan chat. Iya sih bisa ngelihat dia lagi ngapain
tapi kadang bonding secara langsung diperlukan oleh pasangan. Kalau aku
pribadi aku pro sama hubungan jarak jauh. Kalau masih tahap kenal sampai
pacaran masih oke gitu tapi kalau sudah menikah sebisa mungkin sih gak pisah.
Kenapa aku pro? Karena kita tidak bisa memilih gitu bakal didekatkan dengan
siapa atau bakal tinggal dimana. Pun aku tidak memiliki kekhawatiran berlebih
ke pasangan. Kekhawatiran apa itu? kekhawatiran seperti:
“Dia sekarang lagi ngapain?”
“Dia sekarang sama siapa ya?”
“Jangan-jangan dia lagi sama
cewek”
“Dia selingkuh gak ya?”
“Dia chat sama siapa aja ya?”
Friday, May 24, 2019
Resep Pancake Banana Oat, Menu Sahur Andalan

Ramadan kali ini buat aku sama seperti Ramadan tahun-tahun sebelumnya jadi anak rantau yang kalau sahur hanya berteman bunyi alarm dan suara sayup masjid terdekat dari kos. Situasi anak rantau ini membawa sisi kemalasan dan kemageran level dewaku untuk makan sahur (tipe gabisa makan sendirian tapi jadi anak rantau mau gamau yaa harus makan sendirian huhu).
Tahu kan kalau makan sahur itu membawa keberkahan untuk kita dan berkahnya ada diwaktu akhir waktu sahur. Nah aku biasanya sahur pukul 03.45, mepet imsak banget hahaha. Sebenarnya aku tipe orang yang gak sahur pun tidak masalah tetapi mumpung Ramadan penuh berkah yaaa semaksimal mungkin dong pengen nabung berkahnya. Oleh sebab itu aku selalu bangun sahur minimal minum air atau kalau gak gitu makan dua lembar roti gandum, pisang atau bakpao. Kenyang sampai maghrib? BANGET DAN ANTI LAPAR, SERIUS!
Subscribe to:
Posts (Atom)


