Saturday, May 23, 2020

S2 di Universitas Airlangga, gimana rasanya?



Maksi 2017 Gasal
Sepertinya terakhir kali update tentang perkuliahan sekitar setahun atau bahkan lebih ya? Halo semuanya! Eh apa kabar kalian? Aku tahu tidak baik-baik saja dengan banyak berita negatif yang ada dalam 2020 ini tapi aku tahu ini akan segera berakhir dan kita bisa melalui ini semua, bersama. Disini aku akan menceritakan bagaimana cerita dua tahunku menempuh pendidikan di Univeristas Airlangga. Check it out!
1.       Tes Masuk Program Magister Akuntansi Universitas Airlangga
Yap untuk menjadi mahasiswa di sebuah universitas, sebelumnya harus berhasil melalui tes masuknya. Tes masuk saat itu 2017 Gasal adalah tes tulis, TPA dan bahasa inggris yang dilanjutkan dengan wawancara. Tentu sebelum tes, akan ada penyaringan dokumen terlebih dahulu. Oh iya saat itu kita harus sudah punya proposal thesis, walaupun akhirnya yaa proposal itu bukan isi thesisku sih tapi itu persyaratan wajib.
2.       Matrikulasi
Sebelum memasuki masa perkuliahan, kita akan menjalani matrikulasi sebagai proses me-refresh ilmu. Aku lupa ini berapa lama kalau tidak satu bulan ya dua bulan yang diakhiri dengan tes materi matrikulasi. Ini wajib dan kalau tidak ikut rangkaiannya nanti akan ngulang sama adek tingkat.
3.       Action (Accounting Generation Gathering) dan Pengukuhan
Apa nih? Action merupakan wadah untuk saling mengenal antar angkatan sehingga nantinya dapat membantu komunikasi ketika perkuliahan. Seperti matrikulasi, action diwajibkan untuk semua mahasiswa karena sebagai syarat lulus nantinya. Action dilakukan di villa dan menginap satu malam. Pengukuhan mahasiswa baru juga merupakan suatu agenda yang mengharuskan mahasiswa baru untuk datang. Secara simbolis, pengukuhan mengartikan kami secara resmi merupakan mahasiswa baru universitas.
Action 2017 Gasal

4.       Perkuliahan
Tiga semester penuh drama, senang dan sedih jadi satu. Semester satu merupakan semester peralihan atau adaptasi. Mata kuliah tidak begitu berat dan membebani. Semester dua mulai drama, tugas udah numpuk seperti beban hidup ini hahaha. Saat itu aku kuliah sambil bekerja jadi cukup berat bagiku. Pukul 08.00-16.00 bekerja, pukul 18.00-21.00 kuliah, pukul 22.00-till die belajar dan menyelesaikan tugas. Kalau pas udah pasrah cuman bisa bilang “Ya Allah aku capek tolong aku, aku mau tidur dan permudahlah”. Yaudah deh tidur terus bangunnya fresh ada ide gitu. Gausah risau, niat baik pasti akan dilancarkan kok. Semester tiga ini semester yang udah mulai adaptasi cara belajar dan kecepatan belajar semester lalu. Adaptasi yang berjalan baik sehingga semester tiga ini berjalan dengan baik walau IP semester tigaku malah turun hahaha tapi its okay semua tidak hanya melulu tentang nilai tapi proses.
5.       Thesis
Aduh bagian terdrama lah ini, mau cerita darimana? Ganti judul beberapa kali karena adanya insinkronisasi isi dengan judul. Ngerasa paling bodoh karena gabisa jawab pertanyaan dosen pembimbing waktu bimbingan, kehilangan earphone waktu revisi dosen penguji, di kampus belajar dari 08.00-20.30 yang mana merupakan jam tutup kampus. Kalau diinget sih capek ya tapi sungguh rindu suasana itu.
6.       Teman
Ah bagian ini bagian yang paling bikin mewek. Saat awal datar S2 tidak berekspektasi akan punya teman-teman super baik dan support system terbaik. Belajar ayok, main ayok, diskusi ayok ih rasanya teman segala macem deh. Disaat umur segini ketemu teman-teman super menyenangkan, priceless :)
Aku meninggalkan jejak pada tulisan ini supaya nanti beberapa tahun bahkan puluhan tahun lagi, aku masih bisa membaca jejakku dan mengenang hal-hal kecil yang mungkin sedikit terlupa nantinya atau blur kenangannya. Untuk aku dimasa depan, terima kasih sudah berani melangkah disaat semua terasa berat. Terima kasih telah melanjutkan semua mimpi dan asa aku hari ini. Aku mendoakanmu selalu...
Maksi 2017 Gasal


No comments:

Post a Comment