Friday, August 3, 2018

Semester dua maksi UNAIR itu.....



Sebelum nulis ini tarik nafas, hembuskan....
Berat shay....
Oke aku mulai darimana yaaaa....
Semester dua maksi itu berbeda banget sama semester satu. Semester satu kayak masih banyak dipuk-puk gitu deh. Dosennya enak dan mata kuliah juga enak. Seru lah. Nikmatilah karena semester dua itu SEREM.
Semester satu kemarin aku terpaksa harus pindah kelas karena kelas sebelah hanya lima orang, untuk menyeimbangkan jumlah maka dipindahlah ke kelas sebelah. Nah semester dua ya balik KRS seperti biasanya dong ya. Jam 08.00 standby didepan laptop. Cyber error shayyyyyyyy. Mampus lah aku kalau telat KRS bisa dipindah lagi.
VOILA aku di KRSin temenku saat itu karena aku gak bisa akses.
Oke beres.
Tapi ternyata tidak beres.
Hari pertama kuliah kelasnya timpang. Satu kelas isinya hanya satu orang dan mengatasi masalah tersebut sekber dengan wewenangnya macam Tuhan bilang “kelasnya masih sama seperti semester satu”. GREAT
Korban lagi deh. Dongkol banget. Bayar mahal. Hak gak sama.
Yasudahlah mau gimana lagi ye kan. Mau refund juga gak bisa hahahaha. Semster dua beda banget sama semester satu. Tugasnya serem-serem duh kamu gak akan kuat. Jadi ketika semester satu mata kuliahnya cuma empat, semester dua mata kuliahnya lima dan tugasnya bikin mini research semua. Jadi di semster ini aku ada lima karya tulis dari bentuk proposal, riset sampai critical review. Menyelesaikannya penuh drama juga tuh. Drama sengaja gak masuk hari terakhir kuliah sampai drama tidak tidur sama sekali. Jujur aku hopeless banget sama nilai semester ini. Tugasnya amat sangat berat dengan waktu terbatas jadi berasa tidak maksimal gitu. Hampir 99,99999% anak maksi mengatakan “I dont care with the result but please dont take me back to the last semester”. Intinya wes pasrah lah babah sing penting lulus gak ngulang. Semoga semester tiga lebih menyenangkan yaaaa... semester tiga penjurusan nih, penasaran gak aku ambil konsentrasi apa? *kepedean amat siapa juga yang penasaran sama idupmu*