Tuesday, July 24, 2018

Ditinggal teman menikah

www.hanidha.com

Judulnya bikin nyes banget ya? Hahaha sengaja sih. Lepas dari bulan Syawal, bulannya orang menikah. Aku sudah ada dua undangan untuk bulan Agustus, tinggal fitting baju dipenjahit aja. Beberapa bulan yang lalu sahabatku menikah dan bulan ini teman sebangku tiga tahunku di SMA tunangan. Time flies so fast...

Aku bahagia banget beberapa orang disekitarku akhirnya melangkah ke tahap kehidupan yang baru. Tapi kadang perasaan sepertinya aku aja yang jalannya kaya siput. Gimana gak ngerasa gitu, disaat aku lagi baca jurnal, lagi ngereview jurnal, lagi bikin penelitian pokoknya lagi buntu dan otak pengen aku masukin freezer eh tiba-tiba dapat undangan pernikahan. OMG aku kalah start bangeet ya. Disaat yang lain sudah memiliki pekerjaan dan masa depan yang tertata dengan rapi aku masih begini-begini aja, stuck.

Ya memang benar tiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Kita tidak bisa mematok orang lain memiliki deadline seperti kita. Deadline menikah buatku masih jadi nomor sekian dalam prioritas hidupku. Selain aku belum memiliki calon suami yaaa gak terlalu narget aja sih. Jodoh bisa aja tiba-tiba datang terus persiapan lalu menikah. No one knows kan. Fokus deadline jangka pendekku ya awal tahun depan bisa wisuda dan sebelum wisuda udah dapat kerja. Jangka panjangnya yaaa menikah lah ya. Bismillah... masa ditinggal teman menikah terus kan pengen juga ninggal temen menikah dan kondangannya bareng suami. Gak muluk kan? J

No comments:

Post a Comment